Home

Jumat, 28 Oktober 2011

Edisi 30 Hujan Sang Rahmat

From Redaksi

Assalamulai.kum Wr.Wb. hai pembaca yang budiman, bulan ini adalah bulan yang penuh dengan rahmat, kenapa? karena akhir bulan ini adalah bulan yang akan di datangi oleh tamu istimewa yaitu hujan.
Bagi setiap mahluk hidup sangat membutuhkan air, apa lagi air itu datangnya dari langit. hujan merupakan rahmat yang paling baik dari sang Pencipta. seperti dijelaskan pada kitab suci bahwa "kami turunkan dari langit air yang baik untuk menjadi rahmat bagi seluruh mahluk yang ada di muka bumi"
Namun kadang ada sebagian orang sangat membenci hujan, mungkin karena bila datangnya hujan kita tidak bisa kemana - mana atau dengan datangnya hujan dapat membuat banjir dimana-mana?.

Bila kita mengkaji lebih dalam tentang hujan sebenarnya dia memiliki sedikit filosofi kehidupan. yang mana hujan itu diartikan sebagai sesuatu keajaiban. yang dengan adanya keajaiban itu seseorang yang menemukannya akan menjadi orang yang sangat istimewa.
Hujan itu bisa menumbuhkan reruputan di tanah yang tandus. bila kita coba melihat dari sifat hujan ternyata dia adalah sesuatu yang bisa membuat sesuatu yang lainnya itu bahagia dengan kedatanganya.
kita sebagai manusia terkadang lupa dengan hal ini, ingatkah kita bahwa tugas kita di muka bumi ini, adalah untuk memberikan rahmat bagi semua yang ada di bumi, karena kita adalah pemimpin.
Tidakkah kita bisa memberikan sedikit harapan bagi orang lain, saat kita datang di dekatnya? tidak bisakah kita menjadi manusia yang sangat di rindukan oleh mahluk lain?
ini merupakan tantangan terbesar dalam hidup kita, saya mengajak teman-teman semua untuk bisa memahami itu, bahwa sesungguhnya kita adalah manusia yang sempurna yang selalu diberikan keajaiban tanpa kita sadari.
Berikan sedikit senyuman terindahmu untuk kebahagiaan orang lain itu akan jauh lebih berarti dari apa pun itu.
Nah .. bagaimana teman - teman setujukan kalau hujan itu adalah rahmat? dengan mengaharapkan hidayah dari Allah SWT. marilah kita selalu mengambil pelajaran dari semua yang terjadi.
by Achmad



Nasehat

"Jangan pernah mengengam air karena itu akan membuatmu untuk tak pandai mengendalikannya. gengamlah sebuah mimpi karena dengan mimpi kamu akan menjadi orang yang berarti untuk dirimu sendiri" (28/10/2011 harry)

"Bukan sekedar mencari segenggam harapan demi masa depan, tapi berbuatlah untuk mendapatkan sebuah senyuman manis mu" (28/10/2011 harry)


"Air adalah kedupan, Api gambaran dari keserakahan, Tanah jelmaan dari Sang jejak, Udara wujud dari sang pencipta" (28/10/2011 harry)


"Badai bukan tantangan untuk lari, senyum bukanlah hadiah untuk diberikan. bergeraklah dari kata hati karena itu menyadarkan kita apa yang akan kita sayangi" (28/10/2011 harry)



Puisi

Kegelisahan sang bintang


Bulan hanya datang saat tak ada awan yang menutupinya
keheningan akan kumbang tak menutupi kesedihan
air mata mengalir bagaikan hamparan pasir di lautan
mengembangkan sejuta kisah dalam kehidupan

dedaunan kering menjelma menjadi asahan masa depan
Mewaliki setiap langkah sang awan
kedipan demi kedipan terlintas agar tak dapat di mahami
bentuk demi bentuk tak lari dari perang saudara yang terjadi

Bayangan akan kematian terus mewakili kehidupan
Menepikan semua kapal-kapal dilautan bebas
kenagan akan rasa sakit yang paling dalam
menjelma menjadi bintang sang bintang.

(28/10/2011 harry)


Wahai penghuni -penghuni alam, teriaklah sejauh mata memandang
hanyutan gambaran masa depan akan meringkus semua keindahannya
denyutan garis tangan akan rimba
mengeraskan tanah - tanah leluhur yang telah padat

arwah sang pahlawan telah bangkit
mencari cerita - cerita anak masa kini
berjuanglah wahai gambaran alam
jangan pernah teteskan airmata mu

Kehendak setiap gadis cantik yang mengembara
mengencap demi melindungi anak - anak tak berdosa
Ku........ Ku....... Ku.........
tengelam....... (28/10/2011 harry)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar