Home

Senin, 30 November 2009

Pengorbanan edisi 6 Gaung Remaja




Pengorbanan hati

Ass.WR.Wb. hai para pembaca yang budiman... apa kabarnya nih semua...? semoga baik-baik aja. kali ini kami akan membahas abis tentang pengorbanan hati. bicara soal pengorbanan para remaja semua pasti banyak berfikir bahwa pengorbanan itu penting, namun biasanya yang dikorbankan itu selalu yang gak pernah kita butuhkan. seperit saat kita memberikan barang yang kita punya untuk orang lain. kadang kita memberikan barang kita yang telah lama.
Namun kali ini kamu semua akan mengerti arti pengorbanan yang terbaik. kita telah melewati Idhul Adha pada bulan november ini, disebagaian sejarah kenapa idhul adha ini terjadi, karena adanya pengorbanan dari seorang ayah yang akan mengorbankan anaknya sebagai bentuk pengamdian kepada sang pencipta yaitu ALlah SWT.
nah disini kita melihat bahwa bila kita ingin mengorbankan sesuatu itu haruslah hal yang terbaik yang ada pada diri kita, karena itu akan jauh bermanfaat untuk orang lain. pada saat Nabi Ibrahim ingin mempersembahkan anaknya Nabi Ismail, ia awalnya ragu, karena anak satu-satunya akan ia persembahkan kepada Tuhannya. namun karena itu demi kecintaannya kepada Tuhannya maka ia rela memberikan yang terbaik dari dirinya yaitu anaknya pada sang Penguasa Alam ini.
bila kita memberikan sesuatu dengan ketulusan yang terbaik dari hati kita, maka sang maha Mengetahui akan selalu memberikan balasan yang terbaik untuk kita. hal yang paling penting saat kita mengorbankan sesuatu itu harus benar-benar niat karena Allah Ta'ala. dengan begitu apa yang telah kita korbankan bisa diterima dengan penuh hati yang tulus. dari orang yang menerimanya.
namun bila kita tak memberikan sesuatu dengan hati yang tulus, maka itu akan membuat diri kita sendiri terjebak dengan hal-hal yang buruk dari orang yang menerimanya. jadi marilah kita selalu memberikan yang terbaik untuk orang lain. (Harry)


Kami segenap Pimpinan Redaksi & Karyawan Gaung Remaja

mengucapkan

selamat hari raya Idhul Adha

"semoga apa yang kita persembahakan adalah yang terbaik untuk orang lain"

Pimpinan Redaksi Achmad Hariyadi




Info Utama

Kegiatan Remaja Peduli Masa Depan di Lampung


HTI-Press. Sekitar 200 orang remaja melakukan aksi damai dari masjid takwa menuju bunderan gajah Ahad, (22/2).aksi ini diselenggarakan dalam rangka bentuk kepedulian Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Daerah Lampung terhadap pemberdayaan politik remaja. Aksi ini merupakan lanjutan acara talk show remaja peduli masa depan yang dilaksanakan sehari sebelumnya. (mhti-lampung)







Pagelaran perlombaan seni dan budaya tingkat SLTP Kota Bau-bau

GR- Bau-bau, 15-16 November 2009 para remaja tingkat SLTP di adu dalam lomba yang diadakan oleh dinas Pendidikan Kota Bau-Bau dalam rangka memperingati hari Ulang tahun GURU... pada acara perlombaan ini di ikuti oleh seluruh sekolah SLTP yang ada di Kota Bau-bau dari yang Negeri sampai Swasta ikut serta dalam lomba tersebut..
yang menjadi juara 2 pada lomba seni dan budaya tahun ini adalah SLTP N 3 Bau-bau dimana saat ditemui wartawan GR Pelatih Vokal Grupnya mengatakan "kami sebenarnya dapat meraih juara 1, namun karena kami kurang ada asesoris pakaian yang tepat jadi kami hanya bisa ada pada posisi 2" kata Voril Marpap yang di temui setelah kegiatan ini selesai. (Harry)


Siswa SMA N 1 Bau-bau Ujian Semester

GR senin, 30 /11 ujian yang telah diselengarakan oleh pihak sekolah SMA N 1 bau-bau ini telah dimulai pada senin ini, saat ditemui WGR seorang siswa SMA N1 ini megatakan "sebenarnya kami, gak keberatan ujianya dipercepat, karena selama ini kami hampir gak ada libur, sekalipun hari minggu kami harus kesekolah untuk melengkapi tugas yang diberikan oleh guru" katanya siswa yang sering di sapa rian. tambahnya semakin cepat ujian selesai, semakin enak untuk bisa libur...(Harry)



SMKN 1 bau-bau Gelar Reuni Akbar.
saat ini para panitia, reuni akbar yang akan diselengarakan oleh para alumni SMKN 1 Bau-bau pada tanggal 20 Desember 2009 nanti dalam proses pencarian dana. saat di temui Watawan GR sulistiawati ketua panita kegiatan mengatakan "saat ini kami dalam proses pencarian dana, manun kami tetap obtimis apapun yang terjadi kegiatan ini akan tetap dilaksanakan." jelasnya singkat. tambahnya
walaupun beberapa tahun yang lalu para senior kami yang ingin mengadakan kegiatan reuni ini selalu gagal, tapi kali ini kami gak akan gagal..(voril)


Pergantian kepala sekolah SMA N 4 Bau-bau
GR- bau-bau pada awal bulan november kamarin sekolah SMA N 4 Bau-bau sedang mengadakan acara ramahtamah dan silaturahmi antara kepala sekolah yang lama dengan kepala sekolah yang baru, kegiatan ini dilakukan dengan adanya acara kemping di sekolah, selain untuk menghubungkan tali siraturahmi, ini juga dapat mempererat tali pertemanan antara siswa. saat ditemui wartawan GR seorang siswa mengatakan "kegiatan ini kayaknya perlu dilakukan bukan saat ini saja, karena ini sangat membuat kami sebagai siswa akrab dengan siswa yang lain, selain itu asik dan seru banget" jelas siswa yang sering di sapa edo itu. walau pun saat itu dalam keadaan gelap namun acara pembakaran api unggul tetap di laksanakan.
kegiatan ini juga bekerja sama dengan para anggota bayang kara dari pramuka cabang kota Bau-bau. acara ini di buka pada sabtu sore dan berakhir pada munggu siang. (awal)


Remaja yang Berkarya
Saturday, 14 November 2009

Hari ini (13/11) kurang lebih 1.000 anak terdiri dari SD, SMP, SMA/SMK dan Mahasiswa mengikuti kegitan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMR dan Temu Karya KSR PMI se Kota Semarang. Kegiatan yang diprakarsai oleh Palang Merah Indonesia Kota Semarang ini bertempat di lokasi SMA Unggulan Nurul Islam Wonolopo Mijen Semarang.

Seperti diungkapkan ketua panitia Jumbara PMR dan Temu Karya KSR Ke VII Tahun 2009, Dr. Budi Laksono, MHSc bahwa generasi muda merupakan kader pemimpin masa depan bangsa, sehingga penyiapannya memerlukan pembinaan yang memadai, terarah dan berkesinambungan. Palang merah Indonesia merasa turut peduli untuk menyiapkan kader pemimpin bangsa tersebut,”kata Budi Laksono. Yang diaplikasikan dalam bentuk kegiatan pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR).

“Kesiapan PMR dan KSR guna menghadapi berbagai bentuk bencana hendaknya terus diasah agar ketrampilan dan pengetahuannya meningkat dan berkembang sehingga mampu menghadapi bencana seberat apapun,”kata dr.Tatik Suyarti, MKes saat membacakan sambutan pembukaan Walikota Semarang.

Palang Merah Remaja merupakan wadah pembinaan anggota remaja dalam mewujudkan Tri Bhakti PMR, sedangkan KSR merupakan wadah kegiatan dan pengabdian bagi Anggota perhimpunan PMI. Dikatakan bahwa anggota KSR merupakan ujung tombak kegiatan dan pelayanan kepalangmerahan PMI. “Untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan bermutu baik, KSR harus dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan yang mendukung pelayanan tersebut,” ungkapnya.

Budi Laksono juga mengungkapkan bahwqa perekrutan, pelatihan, pembinanan dan mobilisasi PMR dan KSR telah dilaksanakan oleh pangkalan PMR dan unit KSR se Kota Semarang.

Secara umum tujuan kegiatan ini adalah guna menumbuhkembangkan karakter kepalangmerahan dan peran anggota PMR melalui penerapan Tri Bhakti PMR, pendidikan remaja sebaya dan pendekatan ketrampilan hidup serta meningkatkan peran karya KSR dalam tugas-tugas kepalangmerahan guna peningkatan kapasitas PMI.

“Kegiatan Jumbara dan Temu Karya KSR PMI se Kota Semarang ini hendaknnya dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang pertemuan semata, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai sara tukar pikiran dan pengalaman yang tentunya akan memberikan bekal berhargabagi seluruh peserta dalam menjalankan tugas dan karyanya, ungkap Ka. Dina Kesehatn Kota Semarang.

Menurut Tatik anggota PMR dan KSR PMI juga harus bisa menjadi teladan di masyarakat, hal ini agar dalam mengupayakan penanggulangan bencana yang dilaksanakan senantiasa mendapatkan dukungan moral maupun material dari masyarakat.


CErPEN
Tak ada Cinta Di Pantai Cermin

Posting cerpen by: bahagia_arbi
Total cerpen di baca: 237
Total kata dlm cerpen: 739
Tanggal cerpen diinput: Sun, 29 Nov 2009 Jam cerpen diinput: 4:12 PM
0 Komentar cerpen DEBUR ombak pantai cermin nyaris tak terdengar senja itu. Hanya pasir semi hitam yang terlalu sibuk bergerak, berputar dan bersiul seakan-akan mereka ingin meneriakkan banyak hal tentang kami. Di sudut sebelah kiri tempat kami duduk ada sepasang muda-mudi yang sedang berdiskusi serius. Sikap tubuh mereka seakan ingin menceritakan banyak hal. Sayup-sayup kudengar suara si wanita melantunkan kata penuh arti pada sang pria. Tapi apapun yang mereka bicarakan itu adalah ungkapan dari cita-cita hati mereka yang mungkin ingin diwujudkan ke depan.Aku menoleh ke arah Ulfa, dia sedang menatap lautan dengan kosong. Sesekali mata indahnya berkedip sambil menarik nafas yang dalam. Aku terdiam dalam heningnya kami. Apa yang sedang dipikirkan Ulfa? Apakah perasaannya telah kulukai? Ingin rasanya kudekatkan mulutku ke telinganya dan kubisikkan banyak kata-kata cinta yang bisa memunculkan senyuman di matanya. Namun, itu tak mungkin kulakukan karena status kami perlu pengakuan religi yang sakral. Justru kami ada disini untuk membicarakan proses itu menjadi halal bila ingin kulakukan. Sulit membuka pembicaraan serius mengenai hati padanya. Mungkin dia pernah mengalami pengalaman pahit dengan kaum sejenisku. Aku ingin Ulfa berpendapat lain tentang pria. Setidaknya dia punya pembelaan yang beralasan. Semua pria yang dihadirkan Tuhan ke muka bumi ini tidak dengan karakteristik yang sama. Setidaknya masih ada beberapa dari mereka yang benar-benar menyerahkan hatinya buat seorang wanita. Mungkin dia akan menganggapku terlalu mengada-ngada jika kukatakan padanya bahwa aku salah satu dari mereka. Kucoba membuyarkan lamunan Ulfa dengan kalimat yang tadi malam didengarnya, "Sayang, Aku punya alasan yang kuat untuk pergi kesana. Semua ini demi perubahan dalam hubungan kita. Bukankah kamu mendambakan pendamping hidup yang berprofesi beda denganmu?" Dia tersenyum dengan bola mata dihiasi keraguan. Dia mencoba menimpali perkataanku, "aku senang mendengarnya, tapi...itu bukan satu-satunya alasanku melarangmu pergi kesana.” Ombak Pantai Cermin menjadi saksi hidup tanpa kata. Ia telah merekam semua sedu-sedan yang sedang kami lakoni. Keberadaanku disitu mungkin memuakkan baginya. Dan bukan mustahil bahwa keindahan Ulfa bisa membuat ombak itu terlena walaupun untuk sesaat. Aku membatin dalam asa yang hampir lenyap bersama ombak yang datang dan pergi itu. Mungkinkah mereka akan membisikkan pada Ulfa tentang remangnya bintangku? Akankah kata-kataku takkan punya pengaruh apapun bagi dirinya?Waktu terus berlalu dan tanpa kusadari tetesan hujan mulai membasahi tempat dimana kami berada. Deru ombak kian tak terdengar. Memang, di bulan November selalu seperti ini. Hujan seakan tak pernah sepi datang menyapa bumi. Terkadang hadirnya membuat banyak jiwa seperti melihat manik-manik cinta. Hujan seakan sedang bernyanyi pada jiwa mereka. Namun, apakah hujan dapat menerjemahkan hancurnya hatiku karena Ulfa? Apakah ia bisa memberikan padanya gambaran akan diriku yang masih begitu ingin bersamanya dan terus mencintainya?" Pertanyaan-pertanyan dalam benakku itu terhenti ketika Ulfa mengajakku beranjak dari pantai itu dan mengantarkannya pulang. Tak ada kisah yang tercipta di pantai ini. Kisah indah yang semestinya membuatku mengenangnya gagal kutorehkan. Pantai cermin menjadi saksi yang selalu hidup atas tamatnya petualangan hatiku pada seorang Ulfa.Dalam perjalanan pulang aku mulai menerawang jauh ke depan. Pikiranku berkecamuk kencang dengan berbagai hal tentang apa yang ada dibenak Ulfa. Kurasa baginya cintaku adalah petaka besar yang sepadan dengan gempa teknonik tinggi dan menimbulkan tsunami dahsyat yang memakan korban dua jutaan jiwa. Tapi bagiku mencintainya adalah kenikmatan yang tak bisa kubayangkan secara visual dan membutuhkan banyak tinta jika kutulisi indahnya. Ulfa pasti mengira-ngira bahwa terlalu mudah bila kucoba membuat pengandaian yang membuatnya tertawa dalam kebahagian karena selalu saja mampu membius jiwa dan ragaku. Ibarat seorang pengembara kini aku berjalan tanpa arah dengan hati tersiksa karena cintaku telah ternistakan. Mungkinkah cinta sejati itu hanya mengorbankan satu pihak saja? Atau ia butuh penguatan dengan kebendaan yang pada akhirnya ikut mengotori nilai-nilai cinta itu sendiri? Aku mencoba menerawang jauh tentang sekelumit kisah indah saat cinta kami mulai tumbuh mekar setengah tahun yang lalu. Banyak hal kulewati berdua dengannya. Walau cinta menjanjikan banyak harapan pada awal terbentuknya. Tak sedikit para pencinta diterbangkan tinggi menikmati sumringahnya sebelum akhirnya terjatuh ke dasar lembah yang bahan bakunya kebosanan dan sakit hati. Aku pernah mencoba menghapuskan semua kisah percintaanku dengan Ulfa dalam ingatanku. Namun, ia telah terlanjur membatu dalam lugunya hatiku hingga kini. Wangi-wanginya begitu sulit dilenyapkan karena menyisakan banyak alasan yang telah mengkristalkan jiwa dalam cinta. Semakin sering mereka kian tumbuh berkembang semakin besar. Kata-kata, senyum, tatapan dan cara berjalan Ulfa tak hanya terlintas di depan cermin hatiku, tetapi mereka terpampang dengan jelas di permukaan bumi tempatku berpijak. Hingga suara tangis dan butiran air mata Ulfa terasa sangat dekat dariku yang akan kuingat kemanapun aku ada nantinya.
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini


Nasehat...


Marilah Berlomba-lomba dalam Masalah Akhirat

10/05/2009

surga

Sebagian salaf mengatakan,

لو أن رجلا سمع بأحد أطوع لله منه كان ينبغي له أن يحزنه ذلك

“Seandainya seseorang mendengar ada orang lain yang lebih taat pada Allah dari dirinya, sudah selayaknya dia sedih karena dia telah diungguli dalam perkara ketaatan.” (Latho-if Ma’arif, Ibnu Rojab Al Hambali, hal. 268)


Jika Allah Mencintai Hamba-Nya …

03/02/2009

target-waktu

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلاَنًا ، فَأَحِبَّهُ . فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ، فَيُنَادِى جِبْرِيلُ فِى أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلاَنًا ، فَأَحِبُّوهُ . فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِى أَهْلِ الأَرْضِ

Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia akan berkata pada Jibril bahwa Allah mencintai si A. Oleh karena itu, cintailah hamba tersebut. Jibril pun mencintainya.
Kemudian Jibril pun menyeru penduduk langit seraya berkata bahwa Allah mencintai si A. Oleh karena itu, cintailah hamba tersebut. Lantas penduduk langit pun mencintainya.
Kemudian setelah itu, seluruh penduduk bumi pun menerima dirinya. (Maksudnya seluruh penduduk bumi yang mengenalnya akan mencintainya)

Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari no. 6040 dan Muslim no. 2637

Harapan
- 2008/09/05 07:26 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semoga limpahaan rahmat dan kesejahteraan selalu atas diri Habibana tercinta, beserta keluarga, para aktivis MR dan seluruh pecinta Sayyidina Muhammad saw.
habibana yang kami mulyakan ijinkanlah dikesempatan kali ini saya ajukan beberapa pertanyaan :
1. tentang harapan, apakah salah jika demi menjaga hati dari timbulnya sifat sifat tercela, seseorang lalu berharap hanya pada Allah swt semata, jikapun harus berharap pada manusia ia hanya jatuhkan harap pada Nabi Muhammad saw dan dan para mursyid yang ia cintai ?. jika hal ini salah bagaimanakah yang benar menurut Habibana ?
2. tentang Mimpi Habibana di Th 98. sebelumnya maaf jika hal tersebut membuat kami jadi sedikit gundah, kami tahu Habibana pasti mencintai Nabi Muhammad saw lebih dari seluruh manusia dibumi ini. mungkin kerinduan habibana semakin hari juga semakin dahsyat pada sang Nabi saw. namun bolehkah kami berdoa menentang takdir, mungkin malah menentang doa habibana yang begitu rindunya untuk cepat bertemu sang Nabi saw ? beribu maaf yaa Habibana, semua ini kami lakukan karena kami mencintai habibana,
kami ingin dakwah Habibana tetap berlanjut hingga ke anak keturunan kami kelak. kami belum ingin cepat kehilangan Habibana, kami masih ingin melihat senyum Habibana pada hari hari kami, kami masih ingin dakwah kelembutan ini tetap ada.
Wahai Allah di bulan yang mulia ini ijinkanlah tangan hamba Mu yang hina ini bermunajat demi kesembuhan Guru kami yang kami cintai, ia ajarkan pada kami tentang diri Mu tentang Nabi Mu, telah begitu besar pengorbanannya untuk kami, maka angkatlah penyakitnya, hilangkanlah kesusahannya gantikankanlah dengan kesembuhan yang sempurna. kami tahu Engkau lebih mencintainya daripada kami semua, maka kami mohon ya Allah demi sayyidina Muhammad saw janganlah engkau kecewakan kami ya Allah,kabulkanlah doa kami Wahai Yang Paling Pengasih diantara para pengasih. Amin.
Semoga cepat sembuh habibana tercinta, semoga dakwah dan hari hari habibana slalu dipenuhi kemudahan oleh Nya swt.
Wassalamualaikum warohmatullahi wa barakatuh.
Si pendosa yang slalu merindukan dan mencintaimu
lukman permadi

Humor

Alasan Ban Belakang Lebih Cepat Gundul dari Ban Depan

Category: Humor Umum

Gustav : "Ban belakang mobil saya kok selalu lebih cepat gundul dibanding ban depan, ya?"

Erwin : "Anda pasti berikir beban ban belakang Anda lebih berat daripada yang depan."

Gustav : "Rasanya begitu."

Erwin : "Salah. Sebenarnya, ban belakang Anda selalu berpikir keras, bagaimana caranya agar bisa mendahului ban depan. Makanya dia cepat gundul."
Sent by: e-ketawa on Nov 23rd, 2009 | Rate it and send to friend

Mengeluh Kepada Dokter Karena Diganggu Tetangga

Category: Humor Umum

Ristra adalah seorang wanita muda, ia sedang mengadukan masalahnya pada seorang dokter muda yang tampan.

"Saya benar-benar kesal, Dok. Gara-gara anak-anak tetangga main gitar sepanjang malam, saya tidak dapat tidur."

"Apa perlu saya bantu panggilkan petugas keamanan?" tanya sang Dokter.

"Jangan! Nanti malam saya tidur di rumah Dokter saja," jawab Ristra dengan manja.
Sent by: e-ketawa on Nov 23rd, 2009 | Rate it and send to friend

Dirampok Saat Jalan Menuju Sekolah

Category: Humor Umum

Suatu hari Abdul datang terlambat ke kelas, kebetulan dia belum bikin PR. Ketika lagi bingung mencari alasan, ibu guru sudah terlanjur nanya:

Ibu guru : "Abdul kenapa kamu terlambat?"

Abdul jawab sekenanya : "Saya dirampok orang di perjalanan Bu..."

Ibu guru : "Wah, gawat sekali, lalu kamu nggak apa-apa, dul..."

Abdul : "Ngak apa-apa bu..."

Ibu guru : "Lalu perampok itu ngambil duit dan barang-barang kamu nggak??"

Abdul: "Aneh lho bu, dia nggak ambil uang dan barang-barang lain... Dia cuma ngambil BUKU PR saya..."
Sent by: e-ketawa on Nov 22nd, 2009 | Rate it and send to friend


Puisi

Tatapan malam Renungan

Mungkin sang malam akan tetap ada

saat Kau memejamkan mata
karena renungan akan dosa akan menjadi air mata
kadang kita tak akan sadar saat sakit
menhancurkan semua apa yang ada di hati biarlah semua yang berjalan birakan pula air mengalir dengan sesukanya bukan saatnya untuk kita bertanya atau menjawab apa yang di pertanyakan tapi tetaplah untuk keteguhan hati

karena sang pencipta akan tetap
memberikan yang terbaik dari semua
kejadian yang telah dan akan kau alami
tersenyumlah
By Harry 30/11/2009


1 jam saja

bukan untuk mengukir waktu
atau untuk menghentikan waktu
saat ku menatapnya semua terasa hangat di ingatan
seakan semau tetap ada walaupun terlah hilang
kadang ku tersadar ia telah pergi
sejauh mata ini tak dapat menjangkau

kadang juga ku tatap bayang-bayangnya yang masih disini 1 jam yang lalu ku biarkan semua seniman mengmeberikan aspirasinya kutetap hadir disini
syair-syair lau telah habir ku nyanyikan hampir punah karena di makan waktu namun kutetap bertahan dan berharap kau kembali hanya untuk satu jam saja

disini dan akan tetap disini
untuk membuka hati mu untuk ku..
by harry 30/11/2009














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar